Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Sistem Manufaktur Pengertian & Penjelasan Lengkap

Sistem Manufaktur Pengertian & Penjelasan Lengkap. Sistem manufaktur adalah suatu sistem yang terbagi dalam kelompok peralatan dan sumber daya manusia yang terintegrasi, yang berperan jalankan satu atau bisa lebih proses atau operasi perakitan yang diawali pada bahan baku atau suatu part atau bagian. Peralatan yang terintegrasi terbagi dalam mesin dan perkakas produksi, penanganan material dan posisi kerja dan posisi sistem komputer, dan peralatan. Dan sumber daya manusia dibutuhkan baik secara terus-terusan atau secara periodik untuk jaga sistem tetap berjalan.

Sistem Manufaktur Pengertian & Penjelasan Lengkap

Sistem manufaktur terbagi dalam beberapa tipe yang disinkronkan dengan teknologi dan produk yang dibuat, contohnya single station manufacturing cells, flexible manufacturing system, dsb. Sistem manufaktur menjadi suatu sistem yang terotomasi dengan bantuan sensor, aktuator, dan elemen sistem kontrol lainnya. disamping itu, pada sistem manufaktur ada sistem kontrol kualitas yang dilaksanakan pada produk yang di menghasilkan agar menjaga dan mempertahankan kualitas produk. untuk lebih memaksimalkan suatu sistem manufaktur dibutuhkan sistem dukungan misalkan sistem dalam perencanaan produksi, estimasi produksi, design produk dsb.


Pengertian Sitem Manufaktur

Pengertian Sistem Manufaktur. Sistem manufaktur(Wiratno, 2005) adalah kumpulan dari equipment (yang terdiri dari peralatan dan mesin produksi, pemindahan material dan sistem komputer) yang terintegrasi dan human resource (diperlukan untuk full time atau periodically untuk menjalankan sistem),yang mempunyai fungsi untuk melakukan satu atau beberapa proses operasi dan/atau assembly pada suatu bahan material awal, part atau set of parts. Pada intinya, sistem manufaktur merupakan sistem yang melakukan proses transformasi/konversi keinginan (needs) konsumen menjadi produk jadi yang berkualitas tinggi.

Pengertian Perusahaan Manufaktur Menurut Para Ahli

1. Manufakturing Secara Teknis

Manufakturing ialah suatu pengolahan bahan mentah lewat proses kimia dan fisika untuk mengubah suatu bentuk, sifat serta tampilan untuk membuat produk atau elemen.

Manufaktur meliputi perakitan beberapa elemen sampai menjadi suatu produk. Pada umumnya, manufaktur ini memiliki beberapa step operasi, dan tiap tingkatan operasi membuat bahan mentah lebih dekat ke wujud akhir.


2. Manufaktur Secara Ekonomis

Manufaktur ialah satu proses perubahan bahan mentah pada wujud yang memiliki suatu nilai lebih melalui satu atau bisa lebih operasi atau suatu proses perakitan hingga mempunyai nilai jual.


3. CIRP 1983

Manufacturing ialah satu serangkaian aktivitas yang mencakup sebuah design produk, penyeleksian barang, perencanaan, manufaktur (pembuatan), jaminan mutu, manajemen dan pemasaran yang dilaksanakan perusahaan.


4. Heizer

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang membuat suatu hal dengan tangan atau mungkin dengan mesin agar bisa hasilkan suatu barang. Hasilkan suatu barang tentu saja memerlukan bahan baku lainnya.

Manufaktur bisa disimpulkan sebagai satu aktivitas memproses suatu atau sejumlah bahan mentah menjadi bahan jadi hingga mempunyai suatu nilai tambah yang besar.

Peranan Perusahaan Manufaktur

1. Peranan Produksi

Peranan ini yakni selaku aktivitas yang khusus dari manufactury company, yaitu agar bisa memproses bahan mentah menjadi suatu barang jadi yang siap ditawarkan ke beberapa konsumen.

Dalam aktivitas seperti ini memerlukan satu ongkos, misalkan saja pada ongkos bahan baku, upah karyawan produksi, ongkos peralatan, mesin dan lainnya..


2. Peranan Marketing atu pemasaran

Peranan marketing ini mempunyai tujuan agar bisa capai suatu arah dari aktivitas perusahaan itu, yakni memperoleh suatu keuntungan dari menjual satu produk yang dibuat.


3. Peranan Keuangan

Peranan keuangan ini adalah selaku pengadaan bermacam keperluan dana yang dibutuhkan dan diperlukan oleh suatu perusahaan untuk beberapa kegiatannya, baik itu aktivitas produksi atau dalam usaha peningkatan perusahaan.


4. Peranan Administrasi dan Umum

Peranan administrasi dan umum ini adalah salah satunya peranan yang terkait dengan suatu kebijakan, pengawasan, dan pengarahan, hingga pada aktivitas itu bisa berjalan secara efektif dan efisien. Dalam aktivitas ini akan memerlukan ongkos, seperti ongkos personalia, ongkos lain-lain, dan akuntansi.

Bagian atau Fungsi ongkos (Cost) Produksi

1. Cost Bahan Langsung adalah salah satunya bahan yang bisa digunakan dalam proses produksi dan dibuat menjadi suatu produk. Misalnya yaitu pada bahan langsung dari suatu pabrik tekstil yang bisa berupa suatu bahan warna kain atau kapas.
2. Cost untuk Tenaga Kerja Langsung yaitu utamanya beberapa tenaga kerja yang memiliki satu peranan langsung berikut yang bisa memproses bahan baku dengan kekuatan fisiknya atau satu kekuatan mesin yang dioperasikannya.
3. Cost Overhead Pabrik yaitu banyak cost yang bisa digunakan dalam proses pengolahan di mana cost itu tidak ikut dalam cost bahan baku itu dan cost tenaga kerja yang sifatnya langsung.

Ciri-Ciri Perusahaan Manufaktur

1. Proses Pengolahan Produk

Aktivitas perusahaan ini dikerjakan dengan pengolahan bahan mentah menjadi suatu barang jadi di mana prosesnya akan memerlukan tenaga dan saat yang cukup besar. Barang yang siap jadi itu selanjutnya dipasarkan ke para1 customer lewat proses marketing.


2. Mesin Berskala Besar

Aktivitas produksi pada manufacturing company ini memakai mesin-mesin dan peralatan dengan jumlah besar agar bisa hasilkan suatu produk dengan jumlah kualitas khusus dan spesifik.

Tetapi, pada aktivitas produksi tetap memerlukan tenaga manusia yang profesional agar bisa mengatur mesin- peralatan itu dan mesin.


3. Ongkos (cost) Produksi

Agar hasilkan suatu produk jadi bermutu dengan skala besar karena itu diperlukan cost yang besar juga agar bisa memberikan dukungan aktivitas produksi. Cost itu ialah untuk suatu penyediaan bahan baku, cost tenaga kerja, perawatan mesin, dan lain-lain.

Walau cost produksi pada suatu industri ini besar sekali, tetapi kapasitas keuntungan yang bisa dibuat juga jumlahnya sangatlah besar.


4. Proses Produksi

Aktivitas produksi pada perusahaan manufaktur ini biasanya benar-benar kompleks hingga memerlukan pembagian tugas dan koordinasi yang baik sekali antar divisi.

Misalkan yaitu tenaga operator mesin bekerja pastikan suatu mesin bekerja sesuai dengan fungsinya, dan di bagian quality control bekerja meyakinkan produk yang bisa dibuat sesuai standard dan pantas dijual ke pasar.


5. Marketing dan Pemasaran

Aktivitas produksi akan terkait dengan proses pemasaran produk dan marketing. Tanpa marketing dan pemasaran yang baik karenanya proses produksi akan alami masalah.

Produk Manufaktur

1. Consumer Goods

Produk yang dibeli dan langsung digunakan oleh beberapa customer, seperti mobil, computer, tv, motor, kulkas, mesin pencuci dll.


2. Capital Goods

Produk yang dibeli dan dipakai kembali untuk suatu proses produksi produk lain. Sebagaimana pada pesawat terbang, kereta api, mesin perkakas, kapal laut dsb.

Contoh Perusahaan Manufaktur

1. Industri Landasan dan Kimia
  • Holcim Indonesia Tbk (SMCB)
  • Semen Baturaja Persero Tbk (SMBR)
  • Beton Jaya Manunggal Tbk (BTON)
  • Barito Pasific Tbk (BRPT)
  • Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
2. Industri Barang Konsumsi
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • Kimia Farma Tbk (KAEF)
  • Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  • Mustika Ratu Tbk (MRAT)
  • Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  • Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) dll.
3. Industri Otomotif
  • Astra Otopart Tbk
  • Astra International Tbk
  • Gajah Tunggal Tbk
  • Indo Kordsa Tbk
  • Goodyear Indonesia Tbk
4. Industri Tekstil dan Garmen
  • Argo Pantes Tbk
  • Asia Pasific Fibers Tbk
  • Eratex Djaya Tbk
  • Centex Tbk
  • Apac Citra Centertex Tbk

Pengantar Sistem Manufaktur

Dalam Sistem Produksi dapat diklasifikasikan menjadi:

  • Low Quantity Production (Produksi Kuantitas Rendah)
  • Medium Quantity Production (Produksi Kuantitas Menengah)
  • High Quantity Production (Produksi Kuantitas Tinggi)

Dalam Sistem Manufaktur berisi:

  • Business Function (Fungsi bisnis)
  • Product Design (Desain produk)
  • Manufacturing Planning (Perencanaan Manufaktur)
  • Manufacturing Control (Kontrol Manufaktur)

Dalam Manufacturing systems sendiri adalah sisi yang tidak bisa dipisahkan atau diloncati, sebab tiap sisi di atas benar-benar terkait satu dengan lainnya. Seperti pengertian sistem tersebut ialah sisi dari satu jalinan yang terkait satu dengan lainnya. Oleh karenanya sisi di atas adalah komponen penting dari Sistem manufaktur. Dimulai dari Bussiness Function yang mengatur sales dan marketing, sales forecasting, order entry, dan lainnya. Di bagian Produk desain ini mengartikan apa yang diingikan oleh konsumen itu sendiri. Dalam Manufacturing planning, insinyur-insinyur lakukan penelitian dan pemantauan pada proses yang berjalan dalam softfloor. Sedangkan Manufacturing control lebih menitik beratkan managerial dan control pada perusahaan.

Dalam perusahaan sendiri ada dua hal yang paling mempunyai pengaruh dalam proses produksi, yakni produksi ditangani secara automatic, semi-automatic, maupun manual (dengan tenaga manusia).


Dapatkan Materi Sistem Manufaktur Lengkap

Dapatkan Materi


Akhir Kata

Demikian keterangan berkenaan Perusahaan Manufaktur : pengertian, Peranan, Komponen, Ciri-ciri Produk dan Contoh-contohnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan dapat menambahkan pemahaman, ilmu serta pengetahuan untuk yang membacanya. 

Posting Komentar untuk "Sistem Manufaktur Pengertian & Penjelasan Lengkap"