Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Tips Berjualan dengan Psikologi Marketing

10 Tips Berjualan dengan Psikologi Marketing. Banyak ahli copywriting dan marketing mengajarkan ide-ide sederhana tentang psikologi. Mereka bersikeras bahwa orang dapat sepenuhnya dipahami dan dimanipulasi dengan daftar motivasi atau piramida kebutuhan.


Orang-orang sangat kompleks dan seringkali misterius, jadi kita semua berjuang untuk memahami sesama manusia. Namun, sekarang setelah Anda mengatasi rasa takut untuk menjual , berikut adalah beberapa informasi psikologis dasar yang dapat membantu Anda menulis salinan yang menarik.


10 Tips Berjualan dengan Psikologi Marketing

Tips Berjualan

1. Orang membuat keputusan secara emosional

Mereka memutuskan berdasarkan perasaan, kebutuhan, atau emosi, bukan melalui proses berpikir logis. Itulah mengapa manfaat tidak berwujud adalah kunci persuasi. Saat Anda sedang menulis, Anda harus bertanya pada diri sendiri, "Apa tombol panas emosional di sini?"


2. Orang membenarkan keputusan dengan fakta

Contoh: seorang pria melihat iklan dengan foto mobil sport dan langsung jatuh cinta. Namun, dia tidak dapat memaksa dirinya untuk membeli mobil berdasarkan perasaan, jadi dia membaca salinan untuk detail teknis tentang mesin yang kuat, fitur keselamatan, dan perawatan yang rendah. Dia menginginkan mobil itu karena itu membuatnya merasa nyaman. Tapi dia membelinya hanya jika dia bisa membenarkan pembelian itu secara rasional.


3. Orang-orang itu egosentris

Kata "egosentris" berarti berpusat di sekitar ego atau diri. Kita semua melihat dunia dalam kaitannya dengan kita secara pribadi. Jadi ketika salinan Anda meminta seseorang untuk melakukan sesuatu, itu juga harus menjawab pertanyaan yang tidak terucapkan, "Apa untungnya bagi saya?" Pada tingkat yang lebih dalam, pertanyaannya mungkin “Bagaimana hal ini memberi saya perasaan berharga secara pribadi?”


4. Orang mencari nilai

Nilai bukanlah angka yang tetap. Nilai relatif terhadap apa yang Anda jual, apa yang dikenakan orang lain, apa yang digunakan prospek untuk membayar, seberapa besar keinginan prospek, dan bagaimana prospek melihat perbedaan antara penawaran Anda dan penawaran lainnya. Anda harus menunjukkan nilai yang tampaknya sama atau lebih besar dari harga yang diminta. Semakin besar nilai relatif terhadap harga, semakin besar kemungkinan orang untuk membeli.


5. Orang berpikir dalam kerangka orang

Otak manusia bukanlah komputer, kalkulator, atau pengolah informasi. Para ilmuwan telah menunjukkan bahwa fungsi utamanya adalah untuk menangani interaksi sosial.Ingat bagaimana beberapa pertanyaan matematika di sekolah menengah dinyatakan sebagai situasi kehidupan nyata? 


Mereka selalu lebih mudah untuk dipahami dan dipecahkan daripada masalah abstrak. Oleh karena itu, salinan Anda harus menampilkan orang melalui nama, kata ganti orang, kutipan, testimonial, cerita, foto pelanggan yang puas, dll.


6. Anda tidak bisa memaksa orang untuk melakukan apapun

Ketika orang membeli, itu bukan karena Anda memiliki kekuatan magis atas mereka. Anda bisa mendesak. Anda bisa mendorong. Anda bisa menarik. Tetapi pada akhirnya, orang melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Ini berarti tugas Anda adalah menunjukkan bagaimana apa yang Anda tawarkan memenuhi kebutuhan prospek Anda.


7. Orang suka membeli

Ada yang bilang orang tidak suka "dijual". Tidak benar. Orang suka dijual. Mereka senang menemukan produk dan pengalaman baru yang luar biasa. Apa yang tidak disukai orang adalah ditipu atau ditipu. Oleh karena itu, akan sangat membantu untuk mengubah analogi Anda tentang proses marketing.


Alih-alih "menjual" kepada orang lain, cobalah untuk "membantu" mereka. Jual produk yang bagus, buat penawaran yang menarik, dan perlakukan orang dengan adil. Itu formula jitu untuk sukses.


8. Orang secara alami curiga

Memang benar bahwa ada pengisap yang lahir setiap menit, tetapi kebanyakan orang cukup skeptis terhadap tawaran apa pun. Mereka berusaha menghindari risiko. Anda tidak akan pernah bisa memprediksi tingkat kecurigaan yang dimiliki orang tertentu, jadi biasanya yang terbaik adalah mencadangkan semua klaim dengan bukti, seperti kesaksian, hasil survei, dukungan resmi, hasil tes, dan data ilmiah.


9. Orang selalu mencari sesuatu

Cinta. Kekayaan. Kejayaan. Kenyamanan. Keamanan. Orang-orang secara alami tidak puas dan menghabiskan hidup mereka untuk mencari hal-hal yang tidak berwujud. Paling sederhana, menulis salinan yang baik adalah menunjukkan kepada orang-orang bagaimana produk, layanan, atau tujuan tertentu memenuhi satu atau lebih kebutuhan mereka.


10. Orang membeli “langsung” karena kemudahan dan eksklusivitas

Jika orang dapat dengan mudah menemukan barang yang Anda tawarkan di toko terdekat, mungkin di sanalah banyak orang akan membelinya. Jadi, jika mereka tidak membeli dari Anda secara langsung untuk kenyamanan semata, mereka melakukannya karena mereka tidak dapat menemukan barang tersebut di tempat lain (atau hanya tidak tahu di mana mencarinya). Itulah mengapa bijaksana untuk menekankan kenyamanan dan eksklusivitas dari apa yang ingin Anda jual.


Berikut adalah uraian artikel mengenai 10 Tips Berjualan dengan Psikologi Marketing. Semoga bermanfaat.